Rabu, 31 Juli 2013

OBAT ALAMI MAAG

Sakit maag adalah jenis penyakit yang terjadi diakibatkan pola makan yang tidak teratur, ini mungkin disebabkan oleh kesibukan aktivitas yang terlalu banyak sehingga menyebabkan kita terlambat untuk makan. Sehingga penyakit maag itu datang menghampiri kita tanpa kita sadari.
Berikut ini adalah beberapa gejala umum penyakit maag :
Rasa mual sering kali timbul dan disertai rasa ingin muntah
Ulu hati terasa sering nyeri dan perih serta diselingi rasa sesak nafas dan perut kembung
Kurang nafsu makan saat rasa mual itu datang, serta sering sendawa karena perut kembung
Kepala terasa pusing, sulit tidur serta suhu badan naik dan berkeringat dingin
Bila anda mengalami hal tersebut kemungkinan anda mengalami sakit maag, jadi harus segera diperiksa dan diobati, agar tidak bertambah parah menjadi kronis dan kita cepat dapat terlepas dari yang namanya sakit maag salah satu alternatif yang dapat diambil untuk mengobati sakit maag adalah dengan obat aleternatif. Berikut ini beberapa obat tradisional atasi sakit maag berikut ini :
Ambil buah labu kuning yang masih segar, kemudian rebus dan makan setiap hari sampai beberapa minggu
Ambil sepenggal singkong mentah yang masih segar dan telah dikupas kulitnya, kemudian dicuci sampai bersih. Makan setiap pagi sebelum memakan makanan lain, atau sore hari sebelum tidur
Ambil sebonggol temulawak, iris tujuh potong, kemudian rebus dengan air sebanyak tujuh gelas hingga mendidih. minum air rebusan temulawak ini setiap hari satu gelas, lakukan sampai beberapa hari sampai anda merasa benar-benar sehat
Ambil tiga buah kunyit yang telah dibersihkan kulitnya, bakar beberapa saat (jangan terlalu hitam) kemudian parut dan ambil airnya, berikan sedikit irisan gula jawa pada air kunyit tadi, lalu minum setiap hari
Ambil kencur sebesar biji salak dengan ½ sendok teh jinten yang ditumbuk halus kemudian seduh dengan secangkir air panas kemudian minum air seduhan tersebut setiap habis makan
Ambil beberapa butir bawang merah, kupas sampai bersih, kemudian iris dan campur dengan beberapa sendok makan minyak kelapa (minyak goreng). Oleskan minyak yang telah bercampur dengan bawang merah tadi pada sekujur perut secara teratur

MAGG KRONIS

Maag kronis adalah penyakit maag yang intensitasnya lebih parah dari maag biasa. Sakit maag kronis atau syndrom dispepsia dapat menyebabkan penderitanya muntah darah, bahkan tak jarang mengakibatkan penderitanya mengalami penurunan berat badan secara drastis. Kuman berkembang akibat mengkonsumsi makanan atau air yang kotor sehingga berujung pada penyakit maag kronis, karena kuman ini hanya tinggal di lambung. Bakteri helicobakter pylori akan menimbulkan gangguan di lambung dan usus 12 jari yang jika tidak diperhatikan dengan baik. Maag kronis juga bisa disebabkan akibat stress. Pada keadaan parah, penyakit maag kronis dapat mengakibatkan pendarahan pada lambung, bahkan jika maag kronis di diamkan tanpa pengobatan bisa mengakibatkan kanker lambung.
Gejala Penderita Penyakit Maag Kronis
Mual dan sering muntah agak asam: Pada kondisi berat, lambung mungkin dapat mengelupas sehingga mengakibatkan muntah darah
Perut terasa nyeri, pedih, kembung dan sesak pada bagian atas perut.
Nafsu makan menurun drastis, wajah pucat, keringat dingin, pusing.
Sering sendawa terutama bila dalam keadaan lapar
Sulit tidur karena gangguan rasa sakit pada daerah perut sebelah atas (ulu hati).
Pada radang lambung kronis gejala yang di tunjukan lebih ringan, seringkali gejala menjadi samar, seperti tidak toleran terhadap makanan pedas atau berlemak dan nyeri ringan yang akan hilang setelah makan.
Tips Mencegah Penyakit Maag Kronis
Makan teratur
Hindari Minuman yang dapat meningkatkan asam lambung |( kopi, minuman bersoda, alkohol dll )
Makan makanan yang mudah dicerna
Tidur teratur
Hindari stres

Minggu, 28 Juli 2013

PANDUAN MENYETIR MOBIL PEMULA

Pertama, Kenali fungsi dari alat yang di gunakan untuk menyetir mobil, seperti :



Stir mobil, untuk membelokkan mobil.
Pedal Gas (pada gambar bagian A), berfungsi untuk menjalankan dan pengatur kecepatan mobil.
Pedal Rem (pada gambar bagian B), berfungsi untuk menghentikan jalannya mobil.
Pedal Kopling (pada gambar bagian C), berfungsi untuk menetralkan gas dan membantu perpindahan gigi porsneling.
Tuas porsneling, untuk mengganti gigi porsneling.
Kedua, Pahami waktu penggunaan dari masing-masing alat di atas.

Stir mobil, di gunakan ketika ingin berbelok. (rasanya cukup jelas)
Pedal Gas, ketentuan penggunaanya :
Di injak ketika mobil mau di jalankan, tentunya ketika gigi tidak dalam keadaan normal.
Boleh tidak di injak, jika kecepatan sudah mencapai kebutuhan.
Kecepatan mobil tergantung dari kedalaman injak pedal gas.
Sering di gunakan bersamaan dengan pedal kopling.
Pedal Rem, di gunakan dengan ketentuan :
untuk mengurangi kecepatan mobil, dengan menekan ringan.
untuk menghentikan gerak mobil.
Bisa di gunakan bersamaan dengan pedal kopling
Pedal Kopling, di gunakan dengan ketentuan:
Untuk memindahkan tuas porsneling. Jika pedal kopling tidak di injak penuh maka tuas porsneling tidak bisa di gerakkan atau sulit digerakkan.
Fungsi penekanan pedal kopling secara penuh, selain untuk memindahkan gigi, juga membuat pedal gas hanya meraung jika di injak, dan tidak akan menambah laju mobil.
Penggunaan pedal kopling sering di gunakan bersamaan dengan pedal gas. khususnya ketika mobil mau mulai berjalan, dan ketika mobil berjalan pelan.
Sesuaikan tekanan pada pedal kopling dengan pedal gas, ketika mobil mau memulai jalan.
Pedal kopling bisa dilepas dari pijakkan, ketika mobil sudah melaju.
Pedal kopling tidak boleh di lepas dari pijakkan, ketika kondisi gigi berada di posisi selain normal, dan ketika mobil tidak melaju atau berjalan pelan. karena mobil akan langsung mati.

Tuas kopling, di gunakan dengan ketentuan:
Penggerakkan tuas porsneling harus di dahului dengan menginjak pedal kopling.
Untuk mengarahkan tuas porsneling ke arah gigi yang di inginkan, ikuti arah gambar di atas. contoh: masuk ke gigi 1, gerakkan tuas kekiri, kemudian ke atas.
Rasakan setiap menggerakkan tuas porsneling menuju ke salah satu gigi, hingga ada suara klek. pertanda gigi sudah masuk.
Untuk menormakan tuas porsneling. cukup dengan di arahkan ke tengah. contoh dari gigi 1, tarik kebawah sekali klek. jika sampai dua kali klek maka akan masuk langsung ke gigi 4. jika berada di gigi ke-4 maka naikkan tuas satu kali klek. jika sampai dua kali klek maka akan masuk ke gigi ke-3.
Untuk masuk ke gigi 1 dan 2, harus ke arah kiri dulu, kemudian ke atas untuk gigi 1, ke bawah untuk gigi 1.
untuk masuk ke gigi 3 langsung ke atas. sedangkan untuk gigi 4 langsung ke bawah.
Untuk pindah gigi, gerak tuas harus melewati posisi netral dulu.Ketiga, Latihan menggunakan semua alat di atas, dengan cara :

Kondisi mobil tidak hidup atau tidak jalan :
Latihan memindahkan pijakan kaki pada pedal, sampai hafal dengan fungsinya. hingga tidak perlu melihat pedal.
Latihan arah tuas porsenling, dari gigi 1 sampai gigi mundur. sampai hafal.
Kondisi mobil hidup :
Latihan perpaduan pedal gas dan pedal kopling saat memulai jalannya mobil.
Latihan menjalankan mobil yang bergerak pelan.Catatan :
Belajarlah mengendarai mobil dengan berjalan lambat. Karena mobil paling mudah di jalankan dalam kondisi cepat. Tetapi sulit jika kondisi pelan/lambat.
Pada saat jalan, pandangan fokus ke jalan, sehingga otak hanya berfikir mengatur arah stir. adapun pedal dan tuas harus sudah di hafal.

BELAJAR MENYETIR MOBIL MATIC

Pada mobil dengan transmisi matic, terdapat 4 macam posisi tuas kopling antara lain:
N - D - D2 - L - P - R
Keterangan
N : Merupakan gigi netral, pada posisi ini mobil tidak maju maupun mundur meskipun pedal gas di injak
D : Merupakan posisi gigi yang digunakan untuk maju pada jalan yang cenderung mendatar
D2 : Tuas kopling yang digunakan untuk jalan tanjakan atau turunan
L : Digunakan untuk medan yang sangat berat (tanjakan atau turunan curam)
P : Digunakan untuk parkir (bisa juga saat macet)
R : Digunakan untuk mundur
Berikut adalah cara belajar nyetir (mengemudi) mobil matic:
1. Pecinta otomotif bisa menginjak rem terlebih dahulu untuk menyalakan mobil, pastikan tuas transmisi biasanya sebelum dinyalakan berada pada P (parkir)
2. Setelah mesin menyala pecinta otomotif bisa memindahkan posisi gigi ke D jika ingin maju dan ke R jika ingin mundur
3. Jika tuas sudah berpindah misalnya ke D, lepaskan rem secara perlahan dan setelah rem lepas injak pedal gas
4. Pecinta otomotif juga bisa memindahkan posisi tuas transmisi ke D2 saat akan melewati tanjakan yang cukup panjang, jika pecinta otomotif berjalan pada medan yang sangat berat (pada mobil manual gigi1), pecinta otomotif bisa memakai tuas transmisi L
Tuas transmisi P digunakan untuk parkir sehingga jika mobil menggunakan mode ini maka tidak bisa tergelincir maju maupun mundur, untuk memindahkan gigi ke posisi lain dari P perlu menekan tombol pin pengunci (di tuas) atau menginjak rem dengan dalam. Misalnya pengemudi ingin memindahkan dari posisi P ke posisi N sebelum berjalan maka pengemudi harus menginjak pedal rem dengan dalam atau menekan pengunci pada tuas (tergantung mobil)
5. Jika pengemudi ingin memundurkn mobil maka bisa menggunakan persneling R (tuas transmisi R) dengan cara memberhentikan mobil terlebih dahulu menggunakan rem, lalu memindahkan tuas transmisi ke posisi R (mundur) yang mana jika mobil tidak benar-benar berhenti maka pengemudi tidak akan bisa memindahkan ke posisi R ini, setelah itu pengemudi bisa menekan pedal gas untuk mundur
6. Posisi N digunakan pada saat berhenti sejenak seperti di lampu merah (akan tetapi gunakan rem).

KURSUS MENGEMUDI MOBIL

Jenis Latihan
1 - Penjelasan instruktur mengenai pokok2 yang harus diketahui oleh seorang pengemudi
- Perkenalan instrumen mobil dan cara penggunaanya
2 Penguasaan Teknik Kendaraan
a) Start
b) Oper gigi
c) Berhenti
d) Belok kiri / kanan
3 Memberhentikan mobil secara mendadak atas perintah instruktur tanpa ada kekeliruan / mesin mati
4 menghadapi problem lalu lintas:
a) Berjalan dengan sempurna di jalan raya, cara2 berbelok ke kanan / ke kiri dengan cara melewati persimpangan
b) Tetap berjalan di belakang kendaraan yang sedang berjalan lambat
c) Mengejar dan melewati kendaraan lain dengan cara yang benar
d) Waktu Latihan di jalan umum harus mentaati dan memperhatikan segala peraturan lalu lintas
5 Latihan ketrampilan ( di lakukan di lapangan)
a) Jalan mundur lurus sejauh 20meter
b) Memutar kendaraan di tempat yang terbatas (diantara 2 bh mobil)
6 Latihan Ujian
a) Parkir kiri kanan
b) Mundur lurus 20 meter
c) Berhenti di tanjakan tanpa menggunakan rem
d) Tanjakan, maju/mundur

Urutan pedal : Kopling (selalu kaki kiri yang menginjaknya), Rem dan Gas (pakai kaki kanan secara bergantian)

Menghidupkan mobil dalam keadaandi gigi nol
1) Pasang tali / sabuk pengaman
2) cek posisi persneling di gigi nol
3) Putar kunci untuk menghidupkan mesin
4) Turunkan Rem Tangan
5) Injak kopling habis, pindahkan gigi ke gigi 1
6) Angkat kopling pelan2 kemudian tahan kopling saat mobil mulia bergerak
7) sambil Injak gas sedikit demi sedikit sampai mobil berjalan stabil

Memundurkan mobil ------>>>
1) Injak kopling habis, pindahkan gigi ke gigi R
2) Angkat kopling pelan2
Rasakan sampai mobil terasa bergerak mundur
Atur bergerak mundurnya mobil dengan cara menginjak dan mengangkat kopling sekuku sampai dengan � kopling (jangan lebih dan jangan mengangkat terlalu cepat agar mesin tidak mati)

Ganti gigi pada saat mobil berjalan (kaki kanan masih menginjak gas)
1) Injak kopling habis
2) Angkat gas
3) Pindahkan gigi ke posisi yang dikendaki
4) Angkat kopling pelan2
5) Injak gas pelan2, sampai terasa jalannya mobil stabil sesuai dengan kecepatan seharusnya
6) Lepaskan kaki dari kopling, atur jalannya mobil hanya dengan menginjak gas saja
Jika melalui polisi tidur
1) Angkat gas, tempel pedal rem
2) Injak kopling habis, pindahkan ke gigi 1
3) Angkat kopling pelan2, mobil dijalankan hanya dengan mengangkat kopling sekuku sampai � kopling
atau kopling tak usah diinjak, biarkan saja mobil bergerak memakai lumpsum nya
4) jika dirasa polisi tidur terlalu tinggi, Injak gas sedikit sampai dirasa mobil bisa melewati polisi tidur
5) Setelah dapat melewati polisi tidur injak gas pelan2
Menambah/mengurangi gigi
1) Injak kopling habis
2) Angkat gas
3) Pindahkan gigi ke gigi yang dikehendaki
3) Tempel gas
4) Angkat kaki dari kopling pelan2
Menghentikan mobil tiba2 dalam keadaan mobil sedang berjalan cepat
1) Injak rem pelan2 sampai terasa mobil hampir berhenti
2) Injak kopling habis
3) Pindahkan gigi ke gigi 0
4) Angkat rem tangan
Menghadapi macet di lampu merah menggunakan rem
1) Injak kopling habis
2) Tempelkan kaki di rem (mainkan sesuai keadaan jalan)
3) Pindahkan gigi ke gigi 1
3) Angkat kopling sedikit demi sedikit untuk menjalankan mobil merayap
atau injak saja kopling habis biarkan mobil berjalan menggunakan lumpsump nya
Menghadapi macet di lampu merah tanpa menggunakan rem, atau ketika hendak keluar dari gang ke jalan raya
1) Injak kopling habis
2) Tempelkan kaki di rem
3) Pindahkan gigi ke gigi 1
3) Angkat kopling sedikit demi sedikit untuk menjalankan mobil merayap
4) atau injak saja kopling habis biarkan mobil berjalan menggunakan lumpsump nya
5) Tempel kaki di gas
Berhentikan mobil: Angkat kopling sekuku dan injak rem sedikit (tempel rem)
Jalankan mobil merayap: Angkat kopling sekuku
Dengan posisi ini mobil akan berjalan merayap
Belok balik (berputar balik 180o) ke kanan
1) Jika mobil melaju terlalu cepat

2) Angkat gas
3) Injak kopling habis
3) Pindahkan gigi ke gigi 1
4) Angkat kopling sedikit demi sedikit untuk menjalankan mobil merayap (=bergerak perlahan), dan injak kopling sekuku kalau ingin mengurangi jalan merayapnya mobil, lihat jalur apakah bebas jika ada mobil yang ingin lewat maka injak lagi kopling sekuku sambil menempel rem atau menempel gas (sebaiknya dipilih memberhentikan mobil dengan menempel gas agar jika mau jalan lagi tinggal lepaskan gas dan angkat kopling saja sekuku). Jika jalur sudah bebas hambatan, angkat kopling sekuku (mobil merayap maju)
5) Putar stir 2 x ke kanan (putar stir habis) (ingat jangan memutar stir dalam keadaan mobil diam/berhenti, bisa merusak komponen mobilnya nanti) (lihat jalur apakah bebas atau tidak)
- Jika jalur aman, jalankan/belokkan mobil dengan mengangkat kopling sekuku (mobil akan maju merayap),
kurangi laju jalannya mobil dengan menginjak kopling sekuku
- Jika jalur sibuk berhentikan mobil dengan kombinasi mengangkat kopling sekuku dengan menempel rem
(biasanya jika kopling diangkat sekuku akan terasa mobil bergetar sedikit)
- Jika jalur sudah bebas kembali ankat kopling sekukumkembali (mobil akan merayap maju kembali)
6) Setelah mobil berhasil belok dan dirasa sudah lurus, segera putar balik stir 2x ke kiri sambil mobil maju merayap
- Jika mobil sudah lurus, tempel gas (sesuaikan dengan kondisi lalu lintas), angkat kopling perlahan, jika sudah sesuai dengan kondisi jalan yang dihadapi lepaskan kaki dari pedal kopling biarkan jalannya mobil hanya diatur oleh gas
(gunakan gigi 1, 2, dan 3 saja jika berada di dalam kota)
Menghidupkan mobil yang mati mesin tiba2
1) Jangan panik !
2) Injak kopling habis
3) Hidupkan mesin
4) Angkat kopling perlahan2, rasakan sampai mobil bergerak maju perlahan
- Jika jalan menanjak, bantu tenaga mobil dengan menginjak gas sedikit
- Jika mobil sudah bergerak stabil, angkat kaki dari kopling, jalankan mobil hanya dengan gas saja
Macet di jalan tanjakan
1) Gigi dalam posisi gigi 1 (sebaiknya selalu gunakan gigi 1 kalau jalanan macet)
2) Injak kopling habis
3) injak penuh rem Angkat kopling perlahan2, rasakan sampai mobil bergetar
Jika jalan menanjak, bantu tenaga mobil dengan menginjak gas sedikit(jangan terlalu besar)
Jika mobil didepan berhenti di tanjakan , injak kopling habis, injak rem
Jika mobil di depan mulai bergerak sedikit di jalan tanjakan , angkat kopling perlahan(rasakan sampai mobil bergetar agar mobil tidak mundur ketika melapas rem), baru lepaskan rem, tempel gas
Jika mobil di depan berhenti lama, injak rem, injak kopling, pindahkan gigi ke gigi 0, angkat rem tangan, angkat kaki dari kopling. Jika mobil di depan mulai bergerak maju, injak habis kopling, tekan rem tangan, injak pedal rem, masukkan gigi ke gigi 1, angkat kopling sekuku sampai mobil terasa bergetar sedikit (agar mobil tidak mundur), tempel gas
Tanjakan tanpa menggunakan rem
1) Gigi dalam posisi gigi 1
2) Injak kopling
3) Angkat kopling sekuku (mobil akan bergerak maju perlahan, MOBIL BERJALAN)
4) Injak kopling sekuku diimbangi dengan menginjak/menempel gas sedikit (mobil akan berhent, MOBIL BERHENTIi)
5) Angkat kopling sekuku mobil akan merayap maju kembali, bila kopling di injak mobil akan mundur.
Untuk berjalan atau dan berhenti dalam posisi ini hanya menggunakan kombinasi injak dan angkat kopling sekuku dan sedikit gas
Tiba2 ada orang menyeberang
1) Angkat gas
2) Injak rem
3) Injak kopling habis
Macet di jalan rata
1) Gigi dalam posisi gigi 1
2) Injak kopling habis
3) Angkat kopling perlahan2, rasakan sampai mobil bergerak maju perlahan
Jika mobil di depan berhenti tiba2, injak rem perlahan atau angkat kopling sekuku sambil injak gas sedikit
Kombinasi kopling dangan gas ketika mobil didepan berhenti tiba2 lebih baik digunakan sehingga kalau mobil di depan maju tinggal angkat kopling sambil tempel gas. Jadi maju dan berhentinya mobil hanya menggunakan kombinasi kopling dan gas !
Jika mobil di depan mulai bergerak maju sedikit, injak kopling habis, lalu angkat kopling sekuku rasakan mobil mulai maju merayap
Jika mobil di depan mulai berhenti perlahan, injak kopling penuh(rasakan sampai terasa mobil berhenti perlahan)
Jika mobil di depan berhenti lama, injak rem, injak kopling, pindahkan gigi ke gigi 0, angkat rem tangan, angkat kaki dari kopling. Jika mobil di depan mulai bergerak maju, injak habis kopling, tekan rem tangan, masukkan gigi ke gigi 1, angkat kopling sampai terasa mobil maju jika perlu boleh tambahkan dengan menginjak gas
Macet di jalan turunan
1) Gigi dalam posisi gigi 0
2) Mainkan rem saja tak perlu gas karena mobil akan berjalan dengan sendirinya tanpa di gas
Mobil sedang melaju cepat tiba2 mobil didepan jalan merayap
1) Injak rem perlahan
2) Injak kopling habis, pindahkan ke gigi 1
3) Angkat kopling sekuku biarkan mobil maju merayap
4) jika mobil di depannya berhenti tinggal menginjak kopling dan tempel rem
Menghentikan mobil tiba2 dalam keadaan mobil sedang berjalan pelan
1) Injak kopling habis
2) Tempelkan kaki di rem, rasakan sampai mobil terasa berhenti secara perlahan2 (jangan menginjak rem terlalu cepat) lepaskan rem sebelum mobil benar benar berhenti
3) Pindahkan gigi ke gigi 0
3) Angkat rem tangan
Berhentikan mobil ketika mundur
1) Angkat gas
2) Injak rem perlahan2
3) Injak kopling habis
Melambatkan jalannya mobil ketika mundur (Mobil berjalan merayap)
1) Posisi gigi di R, angkat gas, tempel rem
2) Injak kopling, angkat/lepas rem
3) Angkat kopling sekuku
Perhatikan ! Jika sudah dapat berhenti dengan � kopling + tempel gas, maka jika gas ditambah sebesar apapun mobil tak akan bergerak
Parkir maju
1) Lewati mobil badannya
2) Belokin stir
3) Jalankan mobil pelan2 kopling diangkat pelan2 sekuku
Mundur/parkir ke kanan
1) Putar stir habis ke kanan
2) Mundur merayap(dgn cara mengatur kopling)
3) Segera putar balik stir(setelah dalam posisi lurus)
4) Mundur lurus
Parkir mundur ke kanan
1) Injak kopling habis
2) Pindahkan gigi ke R
3) Tempel rem
4) Mundur lurus
5) Jalankan mundur perlahan dengan pola: jalan mundur pelan - berhenti - jalan - berhenti -jalan dengan cara: Injak kopling sekuku, tahan, lalu angkat lagi kopling sekuku, tahan
6) Mata lihat ke kaca spion
7) Perhatikan: Mundur mobil harus diusahakan lurus segaris dengan trotoar
Jika pantat mobil sudah sampai di ujung jalan atau kurang sedikit dari ujung jalan tempat parkir maka Injak kopling
8) Putar stir habis kekanan 2 x putaran
9) Angkat kopling sekuku
10) Jika jalan menanjak bantu tenaga mobil dengan menginjak gas
11) Jika kira2 mobil sudah masuk, luruskan mobil dengan cara injak kopling
12) Putar balik stir 2 x ke kiri
13) Angkat kopling sekuku agar mobil bisa masuk pas ke dalam tempat parkir
Jika ingin parkir tepat di pinggir maka mobil dibelokkan kurang sedikit pantat mobil dari ujung jalan (lebihkurang sebesar 1 x badan manusia)
Jika ingin parkir agak ke tengah (jika tempat parkir agak besar) maka start mobil di belokkan pas di ujung jalan belokan itu
14) Injak kopling
15) Tempel rem
16) Pindahkan gigi ke gigi 0
17) Angkat rem tangan
18) Lepaskan kaki dari kopling dan pedal rem
19) Copot safety belt, matikan mesin mobil, ambil kunci dan simpan, gembog stir mobil, buka pintu
Jika kita salah perhitungan ketika membelokkan mundur mobil, maka
1) Injak kopling
2) Pindahkan gigi ke gigi 1
3) Majukan mobil sedikit, jika kira2 sudah lurus (kontrol dengan cara mengatur ban mobil agar lurus dengan cara putar balik stir)
4) Mundurkan mobil dengan cara Injak kopling, pindahkan ke gigi R, angkat kopling sekuku tahan, angkat lagi sekuku tahan, injak sekuku tahan, begitu seterusnya sampai posisi mobil benar2 masuk.
Jangan lupa melihat kondisi jalur jalan sebelah kanan dan kiri serta belakang melalui kaca spion
5) gunakan sepion tengah untuk melihat belakang tepat
Perhatian :
1) Stir tidak boleh diputar dalam keadaan mobil diam karena bisa merusak ban , poros ban , dan tie rod
2) Kalau jalan menanjak dan jalanan macet agak lama di tanjakan maka pakailah rem tangan jangan selalu mengandalkan kopling sebab kalau tidak, dapat merusak mekanik kopling
3) Rem kaki tidak boleh ditekan terus tapi harus dengan pola angkat, injak, angkat, injak (misalnya ketika turunan panjang ) sebab dapat menyebabkan rem terbakar
4) Pakailah selalu gigi 1 jika melalui jalan yang berlubang2
5) Untuk perjalanan dalam kota yang ramai dianjurkan untuk selalu menggunakan gigi 1 dan 2 saja
6) Kuasai emosi ketika berjalan lambat setelah berjalan cepat
7) Gigi 1, 2, 3 untuk jalan lambat dan tanjakan
8) Gigi 4,5 tak kuat jika digunakan untuk jalan tanjakan (semakinbanyak gigi semakin kecil power mesin)
9) Untuk menghindari mesin mati tiba2 maka angkatlah kopling pelan2 jangan menyentak dan sekaligus
10) kopling berguna untuk jalan menanjak, macet, belok, start awal berjalan, mundur, belok/memutar mobil, dan parkir
11) Gigi 3 untuk jalan raya besar
12) Gigi 2 untuk jalan raya kecil/sempit
TIPS :
1) Bagian mobil yang tidak boleh kena air ketika mencuci mobil: tempat busi, dan tempat injection
2) Mesin hendaknya dibersihkan dengan minyak tanah jangan dengan air, karena mesin cepat karatan jika kena air
3) Jika mengganti oli minta dibersihkan juga: busi, saringan udara minta disemprot sebab sarngan udara yang kotor berpengaruh terhadap pemakaian bahan bakar
4) Sampai jalan 50.000 km mobil baru masih aman karena service masih ditanggung dealer
5) Jika stir ngebuang maka harus di balanching dan di spooring
6) Seminggu sekali sebaiknya ganti air aki
7) Tune up jangan terlalu sering
8) Saringan bensin dibersihkan dengan ditiup agar tidak cepat kotor
9) Bensin jangan dibiarkan sampai habis karena kotoran bisa naik
10) Mencuci mobil jangan memakai rinso tapi pakailah shampoo mobil
11) Setelah jalan 75.000 km biasanya ban harus diganti
12) Jangan terlalu banyak main setengah kopling jika lampu merah pakai rem tangan saja karena dapat membuat mesin panas !
Sebab bisa membuat kanvas kopling tipis sehingga mobil akan terasa kurang tenaga meskipun sebenarnya mesin baik2 saja.
Output mesin akan terbuang sia2 karena salah satu penyalurnya tidak berfungsi dengan baik.
Jika penipisan pada kanvas kopling sudah amat parah maka mobil tidak bisa melaju sama sekali.
Fungsi kopling adalah meneruskan tenaga dari mesin ke persneling (transmisi)
Menginjak kopling setengah memang perlu sebagai penyeimbang agar mesin mobil tidak mati saat di-rem atau waktu pertama kali kendaraan melaju. Cuma, seharusnya jangan terlalu lama dan jangan terlalu sering. Satu lagi, begitu selesai perpindahan gigi, langsung lepas pedal kopling.
Yang sulit dihindari adalah saat jalanan macet. Kebanyakan pengendara lebih memilih menginjak pedal kopling setengah ketimbang cara lain. Salah satu cara yang kami sarankan adalah melaju perlahan dengan gigi satu. Andai pun terpaksa harus berhenti karena antrian mobil, lebih baik posisikan netral sekaligus dan injak rem. Sehingga, pedal kopling bisa dibebaskan.
Ketika kopling diinjak, kaitan antara mesin dan persneling akan terputus sehingga praktis output mesin tidak sampai ke penggerak roda. Digeber-geber pun laju kendaraan tidak akan berubah. Laju roda akan terpengaruh begitu kopling dilepas. Sebab, pada saat pedal kopling dilepas, plat penekan (matahari) akan menekan kanvas sehingga power dari mesin (melalui fly wheel) dapat bergerak menuju persneling.
Pada saat kopling ditekan setengah, maka tenaga dari mesin melalui fly wheel yang diteruskan ke persneling pun hanya setengah. Posisi kanvas juga setengah menghubungkan. Posisi inilah yang membuat terjadinya gesekan antara kanvas kopling - fly wheel - matahari. Gesekan-gesekan ini yang akan mempercepat tipisnya kanvas kopling

Popular Posts